0
Posted by Unknown on 13.23.00
Manusia seperti Sebuah BUKU.,.
Cover depan adalah tanggal lahir.
Cover belakang adalah tanggal kematian.
Tiap lembarnya, adalah tiap hari dalam hidup kita dan apa yg kita lakukan.
Ada buku yg tebal, ada buku yg tipis.
Ada buku yg menarik dibaca,
ada yang sama sekali tidak menarik.

Sekali tertulis, tidak akan pernah bisa di’edit’ lagi.
Tapi hebatnya,.,
seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yg putih bersih, baru dan tiada cacat.
Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin,
Allah SWT selalu menyediakan hari yang baru untuk kita.
Kita selalu diberi kesempatan baru untuk melakukan sesuatu yg benar dalam hidup kita setiap harinya. Kita selalu bisa memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita kedepannya sampai saat usia berakhir, yang sudah ditetapkan-NYA.
Terima kasih ya Allah untuk hari yg baru ini..

Kupejamkan mata, dan berkali-kali menahan nafas. Menguatkan diri atas cinta yang tidak akan pernah kumiliki.
Wahai seorang wanita cantik di sana, kau beruntung mendapatkannya. Namun aku juga beruntung, karena bisa mengenal dan mencintainya, itu sudah lebih dari cukup. Tuhan masih menyayangiku, karena Dia menahanku dan tidak membiarkanku menjaga cinta yang tidak seharusnya ada. Bintang itu untukmu, cantik. Karena itu aku berkata kau beruntung.
Dadaku bergetar. Jangan menangis. Batinku. Kucoba menguatkan hati. Kugenggam erat mouse yang sedari tadi berkedi-kedip cantik dengan aneka warnanya. Menggoda. Namun kucoba meneruskan isi catatan harianku malam ini. Setidaknya aku mengabadikan rasa ini pada sebuah coretan.

0 Comments

Posting Komentar

Copyright © 2009 My personal Life All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.